Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten bergulir pada 2017, kiprah putra terbaik marak di canangkan, salah satunya adalah Wahidin Halim, Wakil Ketua DPR RI Komisi II dari Partai Demokrat. Penampilan trengginas putra daerah kembali ditunggu oleh rakyat Banten.

Sedikit menoleh ke belakang apabila Wahidin Halim pada 2011 menerima pinangan Ratu Atut Choisyah maka kini Wahidin sudah menjadi Gubernur Banten. Sikapnya yang tak ingin berada dibawah ketiak perempuan menjadi momok tersendiri bagi masyarakat Banten.

Pada keterangan persnya yang dirilis Banten-News di Kebon Nanas, Kota Tangerang, Wahidin Halim mengutarakan; dirinya hanya ingin menjadi karena dipilih rakyat, bukan karena menjadi pengganti Gubernur yang koruptor. Seperti yang diketahui bersama Ratu Atut terbukti bersalah dalam kasus suap Pilkada Lebak 2013.

“Saya mau jadi Gubernur karena menang pertarungan di Pilgub, bukan karena hadiah jabatan pengganti,” ungkap Wahidin Halim.

Tekad Wahidin untuk mencalonkan diri sebagai calon Gubernur sudah bulat meski belum menentukan pasangan yang akan menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nantinya.

“Saya belum menentukan siapa yang akan mendampingi saya untuk maju bertarung dalam Pilgub Banten,” ujar Wahidin Halim.

Wahidin Halim yang akrab dipanggil WH mengatakan, bertarung merebutkan kursi Banten 1 masih perlu waktu untuk sosialisasi, begitupula untuk menentukan pendamping.

“Meski warga mendukung saya berpasangan dengan Andika Azrumi, masih perlu survey dulu. Saya percaya dengan hasil survey dan sampai saat ini belum ada survey menentukan berpasangan dengan siapa,” kata Wahidin.

Andika Azrumi adalah putra Ratu Atut Choisyah, dianggap masih memiliki pengaruh di Banten berkat besarnya dukungan warga. Meskipun Wahidin masih membuka pintu bagi siapapun untuk menjadi Cawagub.

“Boleh saja masyarakat memasangkan saya dengan Andika Azrumi, tapi kita lihat dulu perkembangan surveinya,” tandas Wahidin.

Masa jabatan Gubernur Banten akan berakhir tanggal 11 Februari 2017 dan Pilgub Banten rencananya dilaksanakan bulan Oktober 2017. Artinya akan terjadi kekosongan masa jabatan Gubernur Banten hampir setahun sampai dilantiknya Gubernur terpilih.

Diketahui pula, setelah melepas jabatan Walikota Tangerang 2013, Wahidin mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI melalui Partai Demokrat. Wahidin adalah satu-satunya calon dari Demokrat dengan perolehan suara mayoritas 80.000 suara di konstituennya; Kota, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Wahidin Halim mengungkapkan, dirinya belum berkoordinasi ketika ditanya apakah pencalonannya telah mendapat restu dari Ketua Umum Parta Demokrat, mantan Presiden RI ke enam; Susilo Bambang Yudhoyono, masih banyak waktu dan apabila tiba waktunya ia akan melaporkan pencalonannya. (Lin)

*sumber naskah : Banten News.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s