Deklarasi Masyarakat Ekonomi ASEAN telah dicetuskan pada KTT ASEAN ke 27 di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 November 2015. Saat naskah diterbitkan pembahasan mengenai kerjasama kawasan ASEAN masih berlangsung. Saat ini Presiden RI Joko Widodo beserta Kabinet Kerja sedang melakukan pembahasan bersama para pemimpin ASEAN lainnya.

Joko Widodo menyampaikan optimismenya dalam pertemuan KTT ASEAN, sebab dengan bergulirnya MEA maka kawasan Asia Tenggara akan semakin berkembang perdagangannya dengan kawasan lain seperti Uni Eropa, Asia Pasifik, Asia Laut Cina Selatan dan Afrika. Sebab dengan konsolidasi MEA membuat kawasan Asia Tenggara memiliki posisi tawar yang setara dengan kawasan lainnya, terutama kawasan yang memiliki prospek pertumbuhan ekonomi tinggi.

Presiden RI mengutarakan, dengan pertumbuhan kawasan yang merata maka peluang Indonesia untuk bersaing secara internasional lebih potensial, terutama apabila Indonesia leading pada prosesnya. Namun Presiden RI yang akrab dipanggil Jokowi pun menyampaikan bahwa kerjasama kawasan Asia Tenggara jauh lebih penting.

Jokowi menyampaikan, bahwa pertemuan KTT ASEAN tidak hanya membahas tentang MEA, diantaranya dibahas mengenai tenaga kerja yang kerap kali menjadi batu sandungan dalam hubungan antar ASEAN. Pembahasan pun merujuk kearah penetapan perihal hak TKI dan TKW di kawasan ASEAN, bersama dengan PM Malaysia Najib Razak, Jokowi tak luput melakukan pembicaraan tersebut.

Kemudian yang akan menjadi rujukan pembahasan kawasan adalah mengenai mata uang ASEAN yang akan mengarah pada kemungkinan digunakannya mata uang bersama untuk nilai tukar perdagangan. Menjadi penting agar kawasan menjadi setara di bidang keuangan, yang tentunya akan terkait dengan belanja negara di kawasan.

Perdagangan antar kawasanpun tentunya dibahas, mengenai pola kerjasama yang dibentuk nantinya. Di bidang pertahanan keamanan pun tak luput dari perhatian, agar perdagangan kawasan aman dari kriminalisasi jalur perdagangan didalam kawasan maupun antar kawasan.

PM Najib Razak menjelaskan, dengan posisi tawar kawasan, maka pertumbuhan ekonomi ASEAN dapat mencapai 7 persen di tahun pertama. Sebab kemudahan dapat dicapai apabila ASEAN telah tervalidasi secara formal dalam MEA yang terkait dengan AFTA, sehingga untuk perdagangan yang potensial dapat tercapai secara maksimal. (Lin)

Sumber : Media Portal Online Tempo.co

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s