Penggunaan Microsoft Office sebagai aplikasi untuk kebutuhan pekerjaan merupakan hal yang jamak di temui di kalangan professional. Hingga kini Microsoft Office merupakan aplikasi yang digunakan dengan berbagai platform dan tren penggunaannya pun semakin meningkat. Kecenderungan menggunakan Microsoft Office biasa ditemukan dengan menggunakan desktop atau personal computer (PC) dengan berbagai item fungsi, Microsoft Office merupakan aplikasi terdepan untuk kegiatan professional. Yang banyak di kenal adalah Microsoft Word, Microsoft Excell, Microsoft Powerpoint dan Microsoft OneDrive sebagai perangkat aplikasi penyimpanan data. Penggunaannya pun beragam, dimulai dari kegiatan administrasi perkantoran, pembuatan proposal untuk presentasi hingga riset perkantoran yang jamak digunakan untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas kerja.

Pada perkembangannya menggunakan PC dan Desktop merupakan hal yang merepotkan sehingga dibutuhkan pengembangan perangkat mobile yang bisa dengan mudah dibawa kemana-mana namun tetap mampu menggunakan kegiatan professional secara optimal. Perangkat seperti Laptop, Tablet dan Smartphone pun marak diperjualbelikan dengan dalih memudahkan kegiatan perkantoran, dengan ukuran perangkat yang ringan dan simple, kegiatan professional pun berkembang ke berbagai arah, dengan perangkat mobile yang ada, kantor bisa jadi diberbagai tempat dan menjadi mobile office. Kebutuhan untuk menggunakan mobile Microsoft office pun muncul, dan muncul pula developer yang mengembangkan Microsoft office untuk kebutuhan mobile. Dengan aktivitas kerja professional yang mobile maka muncul pula rapat-rapat diberbagai tempat hiburan seperti di café dan lobby hotel atau cottage, yang kemudian untuk kepentingan presentasi dan transfer data professional menggunakan aplikasi Microsoft Office mobile.

Secara bertahap Microsoft mengembangkan aplikasi office yang bisa digunakan secara mobile dimulai dari penggunaan Laptop dan Tablet, banyak ditemui untuk penggunaan IOS Macbook dan Windows Platform. Biasa digunakan untuk presentasi dan transfer data secara mobile dengan bantuan proyektor atau infocus, penghitungan rumus-rumus Excell yang rumit pun dikembangkan dengan aplikasi Microsoft Excell mobile, begitupula Microsoft Office Powerpoint mobile. Sehingga dengan dibuatnya mobile aplikasi untuk Microsoft mempermudah berbagai kegiatan professional untuk menampilkan data presentasi dan transfer data secara mobile. Rapat-rapat perusahaan yang awalnya kaku dan formil menjadi fleksibel dan berlangsung di berbagai tempat yang dianggap nyaman, ditambah pula kini café dan hotel pun menyediakan ruangan untuk rapat bagi professional yang melakukan aktivitas perkantoran secara mobile. Kecenderungan ini sedikit banyak mengubah wajah dunia professional, yang tadinya kaku dan formil dengan jas menggunakan dasi, kini kegiatan professional berlangsung santai dan nyaman menggunakan pakaian casual, terutama pada perusahaan-perusahaan multinasional yang mengadakan rapat-rapat lintas Negara melalui tele conference dari berbagai pelosok bumi.

Pada pengembangannya metode aplikasi mobile ini dibentuk secara rumit dengan menggunakan cara-cara yang tak lazim digunakan di dunia professional, dengan melakukan berbagai percobaan dan riset akhirnya Microsoft meluncurkan aplikasi mobile yang dapat digunakan juga di smartphone seperti Blackberry, Android, Windows Phone dan Iphone. Dengan memanfaatkan platform yang sudah terdapat di smartphone seperti Blackberry World, Googleplay, Windows Mobile dan IOS, Microsoft mengembangkan aplikasi mobile Microsoft Office dengan menggulirkan motto “Dunia Didalam Genggaman” Microsoft menerbitkan aplikasi-aplikasi Word, Excell, Powerpoint, OneDrive, Outlook dan OneNote dan PDF Reader, layanan mobile Microsoft dengan tajuk atau tema Office 365. Pengguna atau user dapat download di masing-masing platform menggunakan Office 365 secara gratis dan adapula yang berlangganan.

Pada awal pengembangannya aplikasi mobile digulirkan secara terpisah oleh Microsoft, antara Microsoft desktop atau PC tak tersambung secara otomatis dengan Office mobile, namun dengan membuat aplikasi Office 365 setiap kegiatan professional yang menggunakan Microsoft terintegrasi menjadi satu antara desktop atau PC dengan aplikasi mobile. Sehingga kegiatan professional pun dipermudah tanpa harus sinkronisasi data di setiap penggunaan perangkat atau pergantian perangkat, dengan menggunakan akun tunggal Microsoft, users dapat secara mudah mengakses data lintas perangkat, tanpa harus mengubah-ubah jenis file atau type file dan tanpa harus melakukan proses sinkronisasi yang rumit. Proses sinkronisasi pada awalnya cukup mengganggu untuk akses file, sebab ketika pindah perangkat file yang akan di akses membutuhkan proses pengubahan type file secara manual baru bisa terbaca di perangkat, sehingga proses sinkronisasi ini dianggap cukup mengganggu bagi professional yang menggunakan lebih dari satu atau dua perangkat.

Sebelum Office 365 diterbitkan oleh Microsoft, apabila seorang professional hendak mengakses file melalui desktop maka ia mesti mengubah type atau jenis file agar dapat terbaca, yang kemudian ketika dipindahkan ke Tablet atau Smartphone, users kembali mesti mengubah type atau jenis file agar dapat terbaca oleh perangkatnya. Apabila users memiliki dua atau lebih smartphone penempatan file menjadi rumit sebelum ada Office 365, file yang ditempatkan di Blackberry atau Iphone memerlukan pemindahan type atau jenis file secara manual dan kegiatan sinkronisasi ini lumayan menjemukan bagi para professional yang mobilitasnya tinggi, yang terkadang membutuhkan asisten khusus untuk kegiatan-kegiatan sinkronisasi seperti ini. Dengan bergulirnya Office 365, segala kegiatan professional dipermudah, hanya dengan satu akun Microsoft dan download aplikasi mobile Office 365 maka data atau file dapat diakses diberbagai perangkat tanpa harus berpindah-pindah dan hanya dengan beberapa sentuhan file atau data dapat diakses dan di presentasikan pada rapat-rapat.

Aplikasi Office Sebagai Solusi Kemudahan Perangkat

Selain Microsoft Office, ada beberapa aplikasi yang banyak digunakan users untuk memenuhi kebutuhan professional mereka seperti update data dan transfer data antar perangkat. Yang paling terkemuka diantaranya adalah aplikasi Quickoffice, aplikasi Kingsoft Office, aplikasi Polaris Office dan aplikasi Docs to Go. Bersama Microsoft Office kelima aplikasi ini merupakan aplikasi yang cukup dikenal users terkait kebutuhan professional seperti bisnis dan pendataan. Pada pengembangannya kelima aplikasi ini hampir sama dan sebangun, berawal dari aplikasi yang hanya bisa digunakan untuk membaca office dan PDF berkembang menjadi aplikasi yang mampu update data dan transfer data lintas perangkat atau gadget. Yang membedakan dari Microsoft Office adalah keempat aplikasi ini hanya bisa digunakan di perangkat android dan blackberry, dapat ditemui dan download di google play dan blackberry world, Quickoffice, Kingsoft Office, Polaris Office dan Docs to Go, pada awalnya merupakan aplikasi reader only atau hanya membaca data saja, tanpa memiliki kemampuan untuk update data dari smartphone. File yang digunakan hanya disimpan di smartphone yang kemudian apabila ingin melakukan update tetap mesti menggunakan desktop atau PC, sehingga smartphone hanya digunakan untuk membaca data apabila email masuk dan menyimpan data tersebut di dalam smartphone yang kemudian apabila ingin melakukan update atau pengolahan data, smartphone mesti dihubungkan dengan desktop atau PC, lalu disimpan kembali ke smartphone untuk dibawa, dikirim email dan di presentasikan secara mobile.

Berdasarkan perkembangannya pertumbuhan keempat aplikasi ini cukup signifikan dan berdasarkan masukan dari para users dan kebutuhan users, keempat aplikasi ini melakukan inovasi dan pengembangan agar dapat digunakan secara mobile secara utuh dan terintegrasi. Namun tak seperti Office 365 yang menggunakan akun tunggal untuk menyimpan data, keempat aplikasi ini masih menggunakan memory internal atau eksternal smartphone dalam penggunaannya, berbeda dengan Office 365 yang memiliki server sendiri untuk melakukan penyimpanan data dan dapat diakses diberbagai lintas perangkat atau gadget. Sebagai aplikasi yang cukup dikenal Quickoffice, Kingsoft Office, Polaris Office, dan Docs to Go belum dapat melakukan akses lintas perangkat atau gadget, meski untuk melakukan update data dan transfer data bisa dilakukan, namun untuk mengakses dan mempresentasikannya masih membutuhkan desktop atau PC, sehingga untuk penggunaan mobile cukup rumit dan kurang efektif. Kelebihan keempat aplikasi ini adalah dengan bekerjasama dengan Google dan Blackberry, dapat di download secara gratis di Googleplay dan Blackberry World, serta untuk pengunduhannya pun tak memakan waktu cukup lama dan kapasitas RAM memory yang diserap tak besar. Sehingga apabila disandingkan dengan aplikasi lainnya dapat memberikan tempat yang cukup leluasa di RAM memory perangkat atau gadget smartphone. Untuk kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya mendesak dan tentative, menggunakan keempat aplikasi ini cukup baik dan layak digunakan.

Evernote, Aplikasi Produktif dengan Server Data Mandiri.

Sejak 2010, pengguna smartphone yang memiliki aktivitas menulis, update data, transfer data dan saling berbagi data mengenal aplikasi Evernote. Dengan basis server data menggunakan akun email umum, penggunaan Evernote terintegrasi dengan email sebagai identitas kepemilikan akun Evernote. Dengan fitur-fitur seperti pengkategorian tulisan, Evernote juga disertai beragam widget, seperti widget recording dan widget webclip. Pada awalnya Evernote hanya digunakan untuk menyimpan beragam data penulisan yang digunakan users, semacam aplikasi memo namun memiliki kemampuan untuk menyimpan data dan terkoneksi dengan email sebagai data server. Penggunaannya pun masih sederhana hanya sekedar menyimpan penulisan note yang terpilah-pilah dalam beragam kategori yang terpisah. Evernote yang pada tiga tahun pertama hanya mencapai delapan ribu users kini telah mencapai 1.385.238 users hanya untuk di android saja. Sementara penggunaan Evernote terdapat juga di Blackberry World, IOS, Windows Phone dan juga dapat digunakan dan di download secara desktop atau PC.

Pada perkembangannya Evernote melakukan inovasi dengan menambah aplikasi-aplikasi Evernote Widget dengan menambah kemampuan untuk Audio Recording dan Webclip yang berfungsi untuk menyimpan audio file dan web file. Secara bertahap Evernote berkembang menjadi social media tersendiri dengan basis akun Evernote menggunakan email umum untuk mengaksesnya, Evernote dapat melakukan saling berbagi naskah diantara sesama pengguna Evernote, namun pada penggunaannya tak seperti social media karena privacy masih dapat terjaga apabila user tak ingin berbagi naskah dengan sesama pengguna Evernote. Sesungguhnya Evernote dapat berguna untuk pengerjaan makalah bagi mahasiswa juga dapat berguna untuk membuat naskah-naskah presentasi bagi professional. Dengan fitur-fitur presentasi didalam Evernote para professional dapat mengakses dan mengupdate naskah-naskah presentasi. Beragam kelebihan Evernote banyak dimanfaatkan oleh kalangan penulis seperti Jurnalis dan Novelis, memiliki kemampuan untuk menyimpan data dalam jumlah besar, memungkinkan penulis menyimpan data tulisannya dalam kapasitas besar. Berlembar-lembar novel yang ditulis oleh para novelis dapat tersimpan rapi didalam Evernote dan penggunaannya pun mudah, apabila menggunakan widget sekalipun dapat diakses secara mobile menggunakan smartphone, pada situasi-situasi datangnya inspirasi, penulis novel dapat merekam atau recording materi novelnya, juga dapat mengetik naskah novelnya secara mobil menggunakan smartphone, baik yang menggunakan keypad seperti Blackberry ataupun yang menggunakan touchscreen seperti android dan iphone.

Kemudahan dan keleluasaan yang didapat dari aplikasi Evernote ini mendatangkan banyak produktivitas bagi penggunanya, mayoritas penggunanya adalah Jurnalis, Penulis Novel dan Blogger yang memiliki kecenderungan mobile yang dapat dilihat dari rutinitas mereka melakukan travelling. Dapat diakses setiap saat, kapan saja dan dimana saja, Evernote menjadi aplikasi yang akrab digunakan bagi penulis diseluruh penjuru dunia. Kemampuannya untuk menyerap big data dan saling berbagi naskah semakin menyemarakkan penggunaan Evernote yang oleh para professional diberikan motto Evernote Stay Organized. Mobilitas dalam genggaman benar-benar teraplikasi dalam Evernote, akses yang mudah dan merapihkan file secara otomatis membuat para penulis yang menulis secara random dapat mengakses file mereka yang tertata rapih secara otomatis oleh Evernote. Kini dengan kemampuan Evernote untuk diakses melalui desktop atau PC membuat aplikasi ini semakin digemari users sebab dapat dipergunakan secara terintegrasi lintas perangkat dan gadget. Penggunaannya pun semakin berkembang di kalangan penulis, jurnalis, penulis novel dan blogger di seluruh dunia, yang awalnya hanya aplikasi penyimpan note, berkembang menjadi aplikasi lintas perangkat atau gadget yang dapat menghasilkan karya-karya tulisan yang menarik untuk disimak. Dengan terbentuknya pengguna atau users Evernote yang semakin banyak, maka di masa yang akan datang pengembangan aplikasi inipun akan semakin menarik untuk diikuti.

Pengembangan Evernote pun melingkupi visual seperti video dan foto, ditambah pula dengan berkembangnya penyimpanan data Evernote secara PDF dan handwriting, membuat Evernote menyemarakkan komunitas penulis yang ingin menyimpan seluruh data mereka di satu tempat, dan tertata rapih dalam mengaksesnya. Masih dengan pemilahan kategori dan to do list Evernote juga dapat menjadi reminder untuk para users apabila ada kegiatan atau pertemuan yang terjadwal seperti rapat atau presentasi. Perkembangan penggunaannya pun semakin menarik yang berawal dari komunitas penulis menjadi berkembang juga ke para professional dan kalangan terpelajar, dengan lonjakan pengguna pada tahun 2013, aplikasi Evernote menjadi semakin dikenal users dan di masa yang akan datang penggunanya pun akan semakin banyak. Meski dapat digunakan secara social media dengan share aktivitas users namun Evernote tetap menjaga privacy pengguna dengan membatasi wilayah share hanya kepada email-email yang diundang untuk menggunakan email dan bersedia terkoneksi, apabila tak terkoneksi pun Evernote dapat digunakan secara mandiri bagi para users yang memang super sibuk dan tak sempat bersosialita kepada sesamanya.

Aplikasi Evernote yang telah berkembang ke penggunaan visual seperti video dan foto pun semakin memudahkan users untuk melakukan penyerapan data di satu aplikasi yang dapat diakses dimanapun dan menggunakan perangkat atau gadget apapun, sehingga pada perkembangannya Evernote semakin dikenal users sebagai aplikasi yang user friendly dan sangat bermanfaat bagi users yang berprofesi dan banyak melakukan aktivitas menulis. Diperkirakan di masa yang akan datang Evernote akan menjadi aplikasi untuk saling berbagi naskah pekerjaan di perkantoran antar sesama pegawai dalam melakukan kegiatan kerjanya. Dengan berkembangnya kemampuan aplikasi untuk di akses dan dapat digunakan untuk menyimpan file, audio recording, webclip, video recording, photo capture, penyimpanan dan pembaca PDF, penyimpan dan pembaca handwriting, penulisan memo, reminder, hingga update berbagai naskah, menjadikan Evernote memiliki seperangkat kemampuan yang mampu memenuhi kebutuhan beragam profesi yang dapat di akses secara mobile dengan banyak perangkat. Berdasarkan pencatatan dan pengamatan hampir tak ada aplikasi yang mirip ataupun sama seperti Evernote sehingga sedikit sekali kemungkinan untuk tersaingi atau trennya tenggelam di kalangan users.

Memiliki basis pengguna penulis menjadikan Evernote memiliki pengguna setia dengan beragam perkembangan dan kemampuan sehingga pengembangannya pun dianggap akan terus diikuti oleh para penggunanya atau user. Sehingga di masa yang akan datang popularitas Evernote pun akan terus bertumbuh dan penggunanya akan banyak, memang apabila berdasarkan tahun awal Evernote launching pertumbuhan pengguna tergolong sedikit, setidaknya selama enam tahun hingga 2016 ini hanya memiliki satu juta pengguna atau users, namun satu juta pengguna inipun merupakan users yang betul-betul mengoptimalkan kemampuan Evernote secara maksimal. Berdasarkan pengamatan sedikit sekali pengguna Evernote yang rendah optimalisasinya, hampir seluruh para pengguna Evernote mengoptimalkan penggunaannya secara maksimal, yang artinya user Evernote adalah pengguna aktif dan mobile di seluruh penjuru dunia yang merasakan dampak dan manfaatnya secara maksimal.

Aktivitas penggunaan aplikasi memang beragam disesuaikan dengan kebutuhan users, baik Microsoft Office, Quickoffice, Kingsoft Office, Polaris Office, Docs to Go dan Evernote memiliki beragam kemampuan yang memang layak diunggulkan. Sebagai aplikasi-aplikasi produktif unggulan, keenam aplikasi ini memiliki pengguna dan peminat atau users yang setia, sehingga di masa yang akan datang perkembangan penggunaannya pun ditunggu oleh para users. Mobilitas professional yang begitu tinggi dan padat memang membutuhkan aplikasi-aplikasi produktif yang menunjang penggunaannya, beragam inovasi yang terdapat di dalam aplikasi-aplikasi produktif inipun menambah kemudahan dan keleluasaan pengguna untuk melakukan kegiatan users. Kecenderungan pengguna atau users yang mobile dan berpindah-pindah tempat menjadikan aplikasi produktif begitu dibutuhkan dan motto Dunia Dalam Genggaman betul-betul terwujud dan teraplikasi secara utuh di kalangan users, dan minat pengguna baru pun akan berdatangan seragam dengan semakin kompleksnya kebutuhan users dalam rangka penggunaan mobile application technology. (Lin)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s