Perlawanan terhadap Gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau ahok, kian membesar. Hal ini diwujudkan oleh masyarakat eks gusuran kalijodo dan warga yang bertahan hidup di kolong tol cawang-pluit areal kalijodo yang menyelenggarakan acara publik bertajuk Pengadilan Rakyat mengadili Ahok.

“Acara ini merupakan salah satu bentuk perlawanan rakyat yang dihinakan oleh Ahok melalui perangkat hukum dibawah otoritasnya.” Ujar Edysa Girsang melalui pesan elektronik.

Eq sapaan akrab Edysa juga menambahkan bahwa rakyat Jakarta sudah bulat untuk tidak akan memberikan mandat Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub 2017. 

“Dengan aksi-aksi perlawanan dan penolakan terhadap Ahok dalam Pilgub 2017 nanti, maka rakyat sudah cerdas dan paham bahwa Ahok bukanlah figur yang cinta terhadap tanah air dan bangsa Indonesia. Tapi dia cinta terhadap kepentingan para pengembang-pengusaha kaum pemodal.” Tegas Eq yang merupakan ketua umum Badan Relawan Nusantara.

Sidang Pengadilan Rakyat di kolong tol area Kalijodo akan berlangsung dari tanggal 5 Agustus hingga tanggal 7 Agustus 2016. Edysa Girsang menghimbau seluruh warga Jakarta yang cinta terhadap demokrasi dan kemerdekaan rakyat Indonesia untuk turut serta hadir dalam acara persidangan rakyat tersebut.

“Mari kita seluruh rakyat Jakarta dan yang tergusur oleh kekejaman Ahok untuk berkumpul dan membangun persatuan perlawanan terhadap siapapun yang telah melecehkan demokrasi rakyat Indonesia. Tetap semangat dan bersatulah untuk kemerdekaan rakyat Indonesia.” Tutup Eq. (Lin)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s