Seminar Internasional Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Seminar Internasional Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Bogor – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, pada 15-16 Oktober 2016 kembali menyelenggarakan sebuah seminar berskala internasional di bidang pendidikan dan sains internasional. Pada seminar yang diberi nama ISEDSS 2016, UIKA mengundang lima pembicara dari lima negara yakni, Nirwan Syafrin Ph.D (UIKA, Indonesia), Prof. Madya Dr. Khalif Muammar A. Haris (CASIS, Malaysia), Aidan Cronin, Ph.D (UNICEF), Dr. Nasllah Ben Said Hassan (University Juzurul Qomar, Komoro) dan Dr. Ahmad Abdul Rozziq (Al Azhar, Mesir).

Walikota Bogor, Dr. H. Bima Arya Sugiarto membuka kegiatan seminar yang membahas urgensi pendidikan karakter dan korelasinya dengan ketahanan nasional. Pendidikan Islam sebagaimana tujuannya untuk tidak sekedar melahirkan warga negara yang baik, juga melahirkan manusia yang baik, mendorong lahirnya adab sebelum ilmu.

Menurut ketua steering committee, Dr. H Wido Supraha, warga negara yang baik belum tentu secara otomatis menjadi manusia yang baik, sementara manusia yang baik sudah dapat dipastikan mendorong dirinya masing-masing menjadi warga negara yang baik. Dengan demikian, seminar ini diupayakan untuk memberikan kontribusi bagi negara tentang bagaimana cara paling efektif melahirkan manusia-manusia berkarakter baik.

Menurut ketua organizing committee, Dra. Parlien Andriati, MBA, seminar internasional diikuti oleh 244 peserta yang terbagi menjadi 151 orang presenter yang akan memaparkan hasil penelitian masing-masing dalam sesi Call for Paper di hari kedua, dan 93 peserta yang duduk sebagai Sit In Attendance.

Menurut Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA, Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, MS; kegiatan seminar internasional yang telah berulang kali dilaksanakan ini menunjukkan komitmen UIKA sebagai kampus Islam di Bogor pada khususnya di dalam menggali serta mengembangkan ilmu di bidang pendidikan dan sains di tengah kondisi permasalahan bangsa yang sejatinya bermuara pada hilangnya adab.

Keunikan dari UIKA sebagai kampus Islam di Kota Hujan, Bogor; adalah kesungguhannya dalam upaya Islamisasi Sains dan Pendidikan Islam. Menurut Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA, Hendri Tanjung Ph.D, selain memiliki Program Doktoral Pendidikan Islam, UIKA juga memiliki empat Program Magister di bidang Ekonomi Islam, Manajemen, Pendidikan Islam dan Teknologi Pendidikan.

Adian Husaini, Ph.D menambahkan, bahwa konsep yang dikembangkan UIKA adalah konsep ilmu di atas pandangan hidup Islam (Islamic Worldview) yang diyakini melahirkan rahmat bagi sekalian alam, dan mendorong lahirnya generasi yang mampu mengembangkan sains, baik sains alam maupun sains sosial, di atas pemahaman ajaran Islam yang komprehensif dan menyentuh multidimensi kehidupan. Setiap warga yang memiliki adab dan mencintai ilmu, pada akhirnya akan berdampak kepada Ketahanan Nasional yang jauh lebih kokoh dan teruji di dalam menghadapi ragam serangan yang hendak menghancurkan seluruh dimensi pertahanan Negara Indonesia dari pihak-pihak yang hendak menguasainya. (Lin)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s