JAKARTA – Hari Anti Korupsi Sedunia menjadi momen bagi calon gubernur Anies Baswedan untuk mengkampamyekan melawan korupsi di DKI Jakarta. 

Bahkan, pemberantasan korupsi menjadi salah satu janji yang akan dilakukannya ketika terpilih.

Dihadapan ratusan warga Cipayung, Jakarta Timur, Anies yang didampingi mantan Komisioner KPK Bambang Widjojanto (BW) dan mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Djoko Santoso menyoroti bahwa masih banyaknya tindak korupsi yang terjadi. “Mari bersama-sama untuk menghilangkan korupsi di Jakarta,” ucapnya, Kamis (8/12).

Apabila terpilih, dia menjamin bahwa Jakarta akan menjadi kota yang transparan, bersih, dan sangat terbuka dengan masyarakat. Mantan Ketua Komite Etik KPK itu menilai, untuk menghilangkan korupsi memang harus segera dilakukan. Sebab itu juga memengaruhi masyarakat. 

Selain membahas korupsi, Anies juga menjelaskan programnya untuk kemajuan masyarakat Jakarta. Seperti misalnya KJP dan KJS Plus. Dia menyebut, untuk memberantas kemiskinan di Jakarta, maka salah satunya adalah lewat pendidikan.

Selain Anies, Bambang Widjojanto yang juga sekaligus juru bicara pasangan Anies-Sandi menyebut, ada sejumlah hal kenapa masyarakat harus memilih paslon tersebut. Yakni masih banyaknya warga miskin yang ada di Jakarta. 

Bahkan ada sekitar 400 ribu warga miskin. “Selama ini belum ada program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat,” ucap dia.

Untuk itu, Anies-Sandi pun menawarkan pembukaan wirausahawan baru sebanyak 200 ribu orang. Sehingga pengentasan kemiskinan bisa dilakukan. “Jadi bukan memberi uang, tapi mengadakan wirausaha baru. Sebanyak apapun diberi kalau tidak menghasilkan, ya buat apa,” tegasnya.

Tapi, lanjut dia, meski ada kegiatan enterpreneurship, namun pemberantasan korupsi masih belum dilakukan, maka akan sulit. “Anies itu selama jadi menteri, satu rupiah pun tidak dikorupsi,” ungkap dia.

Bagi Bambang, pemerintah yang tidak melakukan kebijakan untuk masyarakat, layak disebut perilaku koruptif. Salah satunya adalah tidak melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan. “Ini koruptif luar biasa,” tegasnya.

Reporter : Muhammad Nur Rahman

Editor : Parlin Siagian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s