JAKARTA- Calon gubernur DKI Anies baswedan tidak hanya mengawali tahun 2017 dengan riding bersama, karena mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu juga melakukan safari religi.

Usai berkonvoi bersama para relawan dan komunitas, Anies memang langsung tancap gas menyambangi markas FPI di Petamburan, guna menghadiri diskusi dengan tokoh-tokoh nasional, pada Minggu siang (1/1).

Setelah menghadiri undangan diskusi, dia kemudian mendatangi Masjid Luar Batang dan berziarah di Makam Al Habib Husein bin Abubakar bin Abdillah Alaidrus. Di tempat itu, mantan rektor Universitas Paramadina itu terlihat khusyuk berdoa.

Usai berziarah, Anies menutup safari religinya dengan bersilaturahmi ke para Habib. Ada tiga Habib yang beliau kunjungi, antara lain Habib Ali bin Abdullah Alaidrus, Habib Muchsin bin Alwi Alaidrus, dan Habib Abdullah bin Alwi Alaidrus.

Sebelumnya, pada saat menghadiri diskusi yang digelar Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Tanah Abang, Anies berbicara untuk menjelaskan dan membantah tuduhan yang bernuansa fitnah yang ditujukan pada dirinya. 

Anies kerap dituding Syiah dan tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL). Bahkan ada yg menyebutnya sebagai berpaham Wahabi. Anies memulai bantahannya tentang semua tuduhan itu dengan mengatakan bahwa menurut aturan, yang bertanggung-jawab untuk membuktikan adalah pihak yang menuduh bukan yang dituduh. Akan tetapi karena ini sudah jadi fitnah dari mulut ke mulut, sudah jadi gosip maka dia tegaskan bahwa dirinya adalah Seorang Ahlu Sunnah Wal Jamaah dan bukan pengikut Syiah ataupun wahabi.

Anies sendiri bahkan tidak tahu kenapa tuduhan itu muncul. Dia berspekulasi mungkin tuduhan itu dikarenakan saat menjabat Mendikbud Duta Besar Iran datang berkunjung.

Selanjutnya tentang tuduhan Wahabi, Anies malah langsung katakan tak ada satu alasanpun yang bisa dijadikan dasar. “Aneh, masak satu orang difitnah syiah sekaligus wahabi, padahal mereka musuhan,” kata Anies. 

Kemudian Anies juga menampik dirinya sebagai JIL. Bahkan dia mencerita tentang adanya buku 50 Tokoh Islam Liberal dan di buku itu tidak termasuk nama Anies karena memang Anies tidak pernah ikut dalam kegiatan JIL.

Reporter : Muhammad Nur Rahman

Editor : Parlin Siagian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s