Oleh : Energy Watch Indonesia

*Pencopotan Dwi Sutjipto dari kursi Direktur Utama Pertamina adalah bentuk nyata kegagalan orang dari luar Pertamina dalam memimpin BUMN sebesar Pertamina yang membutuhkan kecerdasan, akselerasi tinggi, memiliki terobosan-terobosan, mampu memimpin tim kerja, dihormati dan diterima dari dalam serta punya pengetahuan tentang seluk beluk bisnis Pertamina dari hulu hingga hilir.* Fakta nyata bahwa orang dari luar Pertamina seperti Dwi Sutjipto gagal dalam segala hal tersebut hingga mengakibatkan kisruh di internal Pertamina yang berujung pada pencopotan dirinya. 

Kegagalan tersebut jangan lagi diulang pada masa pemilihan Direktur Utama Pertamina yang baru, yang mana saat ini dipimpin oleh PLT Dirut. *Menteri BUMN harus memberikan masukan yang benar, akurat dan baik kepada Presiden yang semata-mata dilandasi oleh kepentingan perusahaan.Kepentingan perusahaan adalah kepentingan negara. Kepentingan negara adalah terkait dengan program Presiden.* Akan sangat bijaksana apabila Menteri BUMN dan Presiden tidak berspekulasi dengan menempatkan orang baru dari luar Pertamina menduduki jabatan Direktur Utama. *Saya prediksi kesalahan yang terulang akan mengakibatkan Pertamina semakin merosot nantinya dan tidak mampu memenuhi kepentingan negara serta tidak mampu menjalankan amanat Presiden yang menetapkan kebijakan 1 harga BBM seluruh Indonesia.* Kebijakan tersebut butuh orang yang handal dan yang mengerti seluk beluk Pertamina. 

Presiden juga kami harapkan agar tidak terlalu mendengar pembisik-pembisik yang justru punya kepentingan pribadi atau kelompok atas posisi jabatan Dirut Pertamina. *Kami yakin bahwa Presiden hanya berpihak kepada kepentingan negara, maka itu sudah sewajarnya presiden menolak segala bisikan dari pihak yang tidak memiliki tupoksi dalam jabatan dirut Pertamina.* Salah satu contoh, kami banyak mendengar terkait Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar yang terlalu aktif dan terlalu banyak beratraksi kepada Presiden hingga kabarnya Archandra memberikan masukan yang berbeda dengan rekomendasi Dewan Komisaris kepada Presiden. 

Ada apa Wakil Menteri ESDM sangat ngotot dengan jabatan Dirut Pertamina? Adakah kepentingan pribadi atau keoentingan kelompok yang sedang diusung Archandra? Jika melihat kebelakang, bahwa september 2016 Energy Watch Indonesia pernah mengungkapkan tentang dugaan proyek atau pekerjaan inspeksi fiktif yang dilakukan oleh Archandra dengan perusahasaannya di Pertamina EP. Selain dugaan fiktif, kontrak tersebut juga diduga melanggar ketentuan karena Archandra Tahar tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak. *Jika ini benar, maka kontrak tersebut menyimpang dan harus diusut oleh penegak hukum. Adakah ini yang menjadi kepentingan pribadi Archandra dengan tujuan menutupi dugaan kasus tersebut hingga harus sangat berkepentingan dengan jabatan Dirut Pertamina?* Biarlah Archandra yang menjawab semua dugaan ini. 

*Presiden tentu akan sangat mampu menelaah dan mencerna setiap peristiwa dan setiap informasi. Dari awal yang memberikan masukan kepada presiden dan sekarang yang paling ngotot dengan jabatan Dirut Pertamina patut diduga punya kepentingan pribadi dan kelompok.* Masalah kewarganegaraan Archandra yang membuat Presiden salah pada Agustus lalu semestinya menjadi catatan tersendiri bagi Presiden bahwa Archandra cacat integritas. 
*Sebagai Wakil Menteri ESDM, kami minta Archandra agar fokus membantu Menteri ESDM menyelesaikan masalah Freeport yang sudah memasuki tahap kritis dan dampaknya akan sangat besar terhadap penerimaan negara dan tenaga kerja disana.* Jangan terlalu banyak mencampuri tupoksi kementerian BUMN, dan sebaiknya Archandra segera membuktikan diri orang yang mampu di kementerian ESDM. Sampai saat ini kami tidak melihat satupun prestasi atau terobosan yang dikakukan oleh Archandra. *Bahkan begitu banyak masalah di ESDM tapi tidak terselesaikan dan solusinya tidak tepat. Coba lihat masalah harga gas, apa yang dilakukan Archandra? Sepertinya kemampuan Archandra tidak sesuai dengan yang selama ini diutarakan ke publik.*

Jakarta, 20 Pebruari 2017

Ferdinand Hutahaean

Direktur Eksekutif

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s