Walikota Bekasi Diimbau Jangan Asal Gusur

Perwakilan komisi nasional hak asasi manusia (KomnasHAM), Natalius menemui warga korban penggusuran pemkot Bekasi pimpinan walikota effendi atau yang akrab dipanggil pepen. Dalam pemaparannya, Anton Aritonang dari Gerakan Nasional 98 mengecam keras tindakan yang dilakukan pepen karena menunjukan sikap yang anti kemanusiaan. "Pepen adalah salah satu pemimpin anti demokrasi, anti musyawarah-mufakat. Semua tindakannya hanya demi…

Advertisements

Beras untuk Afrika, 1000 ton Tahap Pertama Siap Berlayar

Jakarta - Menjadi inisiator utama dari program diplomasi kemanusiaan skala besar ini sampai ke Afrika, Aksi Cepat Tanggap (ACT) sudah menentukan waktu paling tepat untuk bertolak menuju Pelabuhan Mogadishu, Somalia.  Kapal Kemanusiaan ini akan diberangkatkan lewat beberapa tahap. Tahap pertama akan dirilis paling dekat dalam dua pekan ke depan, sekira pekan ke-2 April 2017.Syuhelmaidi Syukur…

ACT Berangkatkan Action Team ke Sudan, Yaman, Nigeria dan Somalia

Jakarta – Tragedi kemanusiaan masih melanda berbagai belahan dunia. Isu kelaparan dan kekeringan pun mengancam jutaan saudara kita di Somalia, Nigeria, Kenya, Sudan Selatan, dan yang paling Buruk: Yaman. Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjawab alarm kepedulian ini dengan mengirimkan Action Team untuk mengantarkan bantuan pangan ke negara yang mengalami kekeringan dan kelaparan. Pada Februari lalu,…

Tim SOS Aksi Cepat Tanggap Berangkat Merespon Kelaparan

Somalia - Hari-hari terakhir, kabar tentang kering dan gersangnya Somalia melesat diperbincangkan. Sebabnya satu, kekeringan Somalia di awal tahun 2017 bukan lagi urusan sepele. Kekeringan ini berubah menjadi krisis kemanusiaan skala masif. Kekeringan memicu matinya pertanian. Matinya lahan tani memicu kelaparan jutaan orang.  Kelaparan memicu rentetan kasus penyakit menular serupa diare, kolera, dan malnutrisi akut.…

Tabayyun

Oleh : Ahmad Mardiansyah Kurniawan ﻳﺎ ﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﺁﻣﻨﻮﺍ ﺇﻥ ﺟﺎﺀﻛﻢ ﻓﺎﺳﻖ ﺑﻨﺒﺈ ﻓﺘﺒﻴﻨﻮﺍ ﺃﻥ ﺗﺼﻴﺒﻮﺍ ﻗﻮﻣﺎ ﺑﺠﻬﺎﻟﺔﻓﺘﺼﺒﺤﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻓﻌﻠﺘﻢ ﻧﺎﺩﻣﻴﻦ “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka "periksalah dengan teliti [Tabayyun]" agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal…

Cara Sederhana Untuk Keluar dari Kesulitan Hidup

Oleh : Akhmad Solihin Assalamu’alaikum handai taulan, berbagi cerita, berbagi pengetahuan, bertukarpikiran, berbagi cara merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi sebuah kaum untuk saling asah, asih dan asuh. Kalaupun ada sebuah khilaf atau sakwasangka yang terselip baik dari yang tertulis maupun dari yang di maknakan, di haturkan maaf yang sedalam-dalamnya. Adapun apabila ada manfaat yang bisa…

Wajah Warga Ibukota Mencari Nafkah

Di Jakarta dapat kita temui pemukiman masyarakat sederhana yang kepadatan penduduknya cukup memprihatinkan, gang-gang sempit dan rumah-rumah yang berhimpit-himpit satu sama lainnya. Pemandangan seperti ini jamak di ibukota DKI Jakarta, setidaknya di lima wilayah Jakarta terdapat ratusan kawasan seperti ini. Tak heran apabila ada julukan bahwa Jakarta adalah kampung besar. Sebagai sebuah warisan planologi tata…

Selamatkan Pertamina, Jangan Ulangi Kesalahan Masa Lalu

Oleh : Energy Watch Indonesia *Pencopotan Dwi Sutjipto dari kursi Direktur Utama Pertamina adalah bentuk nyata kegagalan orang dari luar Pertamina dalam memimpin BUMN sebesar Pertamina yang membutuhkan kecerdasan, akselerasi tinggi, memiliki terobosan-terobosan, mampu memimpin tim kerja, dihormati dan diterima dari dalam serta punya pengetahuan tentang seluk beluk bisnis Pertamina dari hulu hingga hilir.* Fakta…

Menunggu Godot

Oleh: Arief B. Iskandar Waiting for Godot (Menunggu Godot) adalah naskah klasik karya seorang sastrawan Irlandia bernama Samuel Beckett (1906-1989). Karya ini bercerita tentang penantian dua sahabat karib, Vladimir dan Estragon.  Dua sahabat ini menunggu Godot; sesuatu yang tak jelas sampai akhir cerita: apakah Godot itu manusia, dewa, Tuhan, penyelamat, uang, atau binatang. Namun, keduanya…

Solusi Anies Bagi Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

JAKARTA - Warga Penjaringan, Jakarta Utara, Yulis (33), sedih mengetahui anaknya yang berkebutuhan khusus harua putus sekolah, lantaran terkendala faktor ekonomi. Demikian diutarakannya saat berdialog dengan Cagub DKI, Anies Baswedan, Jl Tanjung Wangi, Penjaringan, Senin (6/2). "Anak saya juga tak mendapat fasilitas transportasi yang menjangkau sekolahnya,"ungkapnya. "Mohon perhatiannya, pak," imbuh dia. Anak Yulis sebelumnya bersekolah…